Apakah demam berdarah itu berbahya?

Assalamualaikum, Apa kabarnya hari ini?

Perkenalkan kami dari bidang riset pengembangan dan keilmuan akan membahas tentang pengertian, penyebab, hingga pencegahan pada penyakit DBD ini. Penyakit DBD ini ditularkan melalui gigitan nyamuk, dan jika kita abai terhadap penyakit ini dapat memperparah kondisi yang ditimbulkan. Untuk selengkapnya bisa membaca materi tentang penyakit DBD dibawah ini. 

Selamat membaca.

 

Apa itu demam berdarah?




Definisi

Menurut kemenkes RI 2022 Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan oleh gigitan nyamuk bernama Aedes aegypti. Penyakit ini salah satu endemik di seluruh wilayah tropis dan sebagian wilayah subtropics, penularannya dapat berlangsung cepat dalam suatu wilayah. Bahkan dalam satu bulan, jumlah kasus DBD pada wilayah endemik bisa sampai puluhan manusia yang terinfeksi virus dengue. Pada data kasus tahun 2022 kasus terinfeksi dbd sebanyak 131.265 jiwa dengan kematian kasus 1.183 jiwa di Indonesia. Pada kasus terbaru tahun 2023 bulan agustus kasus DBD sekitar 57.504 jiwa dengan kasus kematian sekitar 422.

Penyakit ini masih menjadi salah satu isu kesehatan masyarakat di Indonesia, dan tingkat penyebarannya di Indonesia termasuk yang tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara. Masa inkubasi virus dengue dalam manusia antara 3-14 hari sebelum gejala muncul, lalu gejala klinis rata-rata muncul pada hari keempat hingga hari ketujuh.

Penyebab

Penyebab DBD adalah virus dengue yang ditularkan kepada manusia melalui nyamuk Aedes aegypti. Ketika nyamuk tersebut menggigit manusia, virus masuk ke dalam tubuh manusia. Secara tampilan, nyamuk ini cukup mudah dikenali dengan warnanya yang belang hitam-putih dengan ciri fisiknya yang kecil. Mereka tidak suka mendiami tempat yang kotor, melainkan menyasar tempat-tempat bersih, seperti bak mandi.

Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang membuat Anda lebih rentan terkena penyakit demam berdarah, antara lain:

  • Tinggal atau sedang bepergian ke daerah tropis.
  • Memiliki riwayat infeksi virus dengue.
  • Anak-anak, lansia, dan orang yang kekurangan sistem kekebalan tubuh.

Maka dari itu, sebagai upaya pencegahan, Anda disarankan untuk menjaga kebersihan lingkungan, menimbun barang bekas yang tidak terpakai, menghilangkan genangan air dan menaburkan bubuk abate. 

Selain itu, Anda juga disarankan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan pola hidup yang sehat seperti, mengonsumsi makanan sehat, istirahat yang cukup, mengontrol stress, olahraga secara teratur, dan jangan lupa memasang obat nyamuk di ruangan yang terindikasi tempat persembunyian nyamuk.

 

Gejala

Gejala utama penyakit DBD meliputi demam mendadak yang tinggi, mencapai suhu hingga 39 derajat celsius. Demam ini berlangsung terus-menerus selama 2-7 hari, kemudian turun dengan cepat. Gejala lain yang biasanya terjadi adalah nyeri kepala, menggigil, lemas, nyeri di belakang mata, otot, dan tulang, ruam kulit kemerahan, kesulitan menelan makanan dan minuman, mual, muntah, gusi berdarah, mimisan, timbul bintik-bintik merah pada kulit, muntah darah, dan buang air besar berwarna hitam. Pada fase kritis penyakit ini, suhu tubuh menurun dan tubuh terasa dingin, meskipun penderita mungkin merasa seperti sudah sembuh. Namun, pada fase ini perlu waspada karena dapat terjadi sindrom syok dengue yang dapat mengancam jiwa.

Diagnosis

Diagnosis DBD melibatkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan laboratorium darah. Pemeriksaan fisik dilakukan untuk melihat tanda-tanda klinis seperti demam tinggi dan adanya tanda kebocoran plasma. Tes tourniquet juga dapat dilakukan untuk melihat adanya petechiae (bintik-bintik merah kecil) di bagian dalam lengan. Pemeriksaan darah dilakukan untuk melihat jumlah sel darah putih dan sel darah merah, serta untuk mendeteksi antigen virus dengue dan antibodi.

Pengobatan

Pengobatan DBD meliputi konsumsi banyak cairan untuk mencegah dehidrasi, baik melalui cairan oral maupun melalui cairan intravena jika diperlukan. Pasien juga disarankan untuk beristirahat total dan melakukan kompres pada tubuh untuk membantu mengatasi demam. Obat simptomatik seperti penurun panas (misalnya parasetamol) dan obat antimual dapat diberikan untuk meredakan gejala. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter yang memeriksa untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Pencegahan

Gerakan 3m merupakan langkah ampuh untuk mencegah penyebaran penyakit dbd (demam berdarah dengue). Mengantisipasi penyebaran dbd (demam berdarah dengue) yakni dengan cara:

1.    1. Menguras tempat penampungan air

2.    2. Menutup tempat penampungan air

3.    3. Mengubur barang bekas

4.    4. Hindari gigitan nyamuk dengan menggunakan lotion anti nyamuk ataupun dengan kelabu.

 

Referensi:

Syamsir, S. (2018). Analisis spasial efektivitas fogging di wilayah kerja puskesmas makroman, Kota Samarinda. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan1(2).

kemenkes.go.id. 2023. Publikasi Infografis DBD minggu 33. https://p2pm.kemkes.go.id/publikasi/infografis/info-dbd-minggu-ke-33-tahun-2023 . diakses pada 30 Agustus 2023.

kemenkes.go.id. 2022. Demam Berdarah Dengue. https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/ntd--malaria/demam-berdarah-dengue#:~:text=Demam%20Berdarah%20Dengue%20(DBD)%20adalah,disebabkan%20oleh%20infeksi%20virus%20Dengue . diakses pada 30 Agustus 2023.

Sholikhah, Vina Himmatus. 2020. Kenali Lebih Dini, Tanda dan Gejala DBD. https://fkm.unair.ac.id/kenali-lebih-dini-tanda-dan-gejala-dbd/ . diakses pada 30 Agustus 2023.

databoks.katadata.co.id .(Juni 2023). Kematian akibat DBD di Indonesia tembus 207 kasus 2023. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/06/26/kematian-akibat-dbd-di-indonesia-tembus-207-kasus-pada-2023#:~:text=Kementerian%20Kesehatan%20(Kemenkes)%20melaporkan%2C,(DBD)%20di%20seluruh%20Indonesia . Diakses pada 30 Agustus 2023.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 FUN FACT TENTANG KEMERDEKAAN INDONESIA

LOMBA POSTER IMM FIK UMJ 2024

Demo 28 Agustus 2025: Ketika Suara di Bungkam